Latest Stories

tunneling adalah berarti mengirimkan data melalui koneksi lain yang sudah terbentuk.Kalau anda buka situs internet, pasti anda akan membukanya dengan URL berawalan “https”, yang
sejatinya adalah data dalam protokol HTTP yang dikirimkan melalui koneksi dengan protokol SSL,
atau “HTTP over SSL”, dalam bahasa gaulnya berarti HTTP digendong sama SSL.

SSH dan SSL adalah dua contoh tunneling protocol, keduanya bisa dipakai untuk menggendong data
dalam protokol apa saja (tidak hanya http). Hanya bedanya adalah pada SSL dibutuhkan public key
certificate dalam format X.509 yang perlu diverifikasi melalui Certificate Authority resmi. SSH tidak
memerlukan public key certificate, sehingga lebih sederhana dan lebih mudah dipakai.

kesimpulan Tunneling adalah pengiriman paket data melalui paket data yg lebih besar/sudah terbentuk.

Konsep SSH Tunneling

SSH adalah protokol yang multiguna, selain untuk menggantikan telnet, SSH juga mendukung fitur
tunneling, port forwarding, download/upload file (Secure FTP), SOCKS proxy dsb. Semua fitur
tersebut dibungkus dengan enkripsi sehingga data yang lewat melalui protokol ini aman dari jangkauan
hacker.

Dalam ssh tunneling, data yang dikirimkan melalui koneksi ssh akan di-enkapsulasi (dibungkus) dalam
paket SSH seperti pada gambar di bawah ini.
Selain enkapsulasi paket, dalam ssh tunnel juga dibutuhkan port forwarding. Port forwarding dalam
SSH tunnel ada 3 jenis:

• Local Port Forwarding
• Remote Port Forwarding
• Dynamic Port Forwarding

Categories:

Leave a Reply